Sumenep, dialektika.news – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Jatim memberikan berbagai bantuan sosial (bansos) kepada Warga di wilayah Kabupaten Sumenep tahun 2025.
Berbagai bantuan sosial yang diserahkan Dinsos Jatim, yakni program Kemiskinan Ekstrem target sasaran 8.707 penerima manfaat di Kabupaten Sumenep, dana Rp 13,060.500.000, masing – masing penerima sebesar Rp 1.500.000.
Program Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) tahun 2025, difokuskan pada penyaluran bantuan sosial, untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan, dan menekan angka kemiskinan ke level terendah.
Selain itu, KIP KPM Jawara (program bantuan modal usaha) target sasaran 70 penerima manfaat di Kabupaten Sumenep, dana Rp 210.000.000, masing – masing penerima sebesar Rp 3.000.000.
Melalui program KIP KMP Jawara, diharapkan para penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan kewirausahaan secara maksimal untuk membuka usaha baru, mengembangkan usaha yang sudah ada, dan ditujukan khusus untuk bantuan lainnya.
Petunjuk teknis dua program tersebut dipertanyakan, yang didanai oleh APBD Provinsi Jatim tahun 2025 melalui Dinsos Jatim bekerja sama dengan Dinsos P3A Kabupaten Sumenep. Untuk memastikan penyaluran bansos tersebut, menghindari tumpang tindih program, data yang digunakan akurat, dan tepat sasaran.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Drs. Mustangin, M.Si menegaskan ribuan penerima P3KE tersebar di tujuh Kecamatan, yakni Arjasa, Ambunten, Batang-Batang, Batuputih, Batuan, Bluto dan Kecamatan Dasuk.
Menurutnya, terkait data P3KE kabupaten kota se jawa timur itu di laporkan ke Gubernur Jatim melalui Bappeda Jatim, Bappeda Jatim yang nota bene punya data vis P3KE kabupaten se jawa timur, itu baru dialokasikan kegiatan (program P3KE) ke kabupaten.
“Program P3KE sudah selesai pencairannya sekira tanggal 19 Mei – 27 Mei 2025 namun belum rampung laporannya dari Bank Jatim, realisasi dan tidak realisasi dari sekian ribu penerima, silahkan dilanjut konfirmasi ke mas Erwin bidangnya,” tutur Mustangin ditemui dialektika di kantornya. Kamis (12/06).
Diinformasikan, program KIP KPM Jawara tahun 2025 target sasaran 70 penerima manfaat, masing – masing penerima sebesar Rp 3.000.000, dana Rp 210.000.000, meski dana program ini sudah masuk ke rekening tetapi belum realisasi. (RID)






