Sampah Busuk Diruang Publik DLH Kabupaten Sumenep

  • Whatsapp

Sumenep, dialektika.news – Sampah busuk di ruang publik merupakan masalah serius yang berkaitan langsung dengan tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep.

Penumpukan sampah, menimbulkan bau tak sedap dan mencemari lingkungan. Hal ini sering kali terjadi karena keterbatasan sarana pengangkutan sampah ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang belum optimal.

Bacaan Lainnya

Selain itu faktor lain yang berpotensi abaikan regulasi pada tempat pengelolaan sampah tersebut. Kini menjadi sorotan publik sampah di lingkungan Desa Kacongan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep tidak diangkut selama berhari-hari.

Publik mendesak, penanganan segera dari DLH Kabupaten Sumenep. Isu sampah yang menumpuk di lingkungan Desa Kacongan menjadi pesan visual yang kuat mengenai kegagalan manajemen kebersihan kota, yang menodai citra Kota Keris.

Sampah juga merupakan masalah global yang semakin serius, karena mencemari lingkungan. Jika sampah tidak dikelola dengan baik, maka akan menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap kesehatan manusia.

Tekanan dari masyarakat, agar Pemerintah Kabupaten Sumenep segera bertindak, merumuskan kebijakan, atau memberikan solusi nyata.

Hingga berita ini di publish “tidak ada tanggapan resmi dari pihak Otoritas meski dihubungi melalui sambungan seluler”. Tertanggal 31 Maret 2026. (RID)

Pos terkait