Petangtang Petengteng Pemdes Pakandangan Barat Hingga Program Kerja Potensi Asal Jadi

  • Whatsapp

Sumenep, dialektika.news – Mengejutkan mentang mentang keluarga besar oknum anggota DPRD Kabupaten Sumenep, Pemerintah Desa (Pemdes) Pekandangan Barat, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur petangtang petenteng hingga program kerja desa potensi asal jadi yang berujung dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Sumenep.

Hari Senin mengagendakan bersama Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Sumenep. Bagaimana tidak hasil investigasi tanggal 20 September 2025 media dialektika.news bersama warga setempat menemukan sejumlah program kegiatan tahun anggaran 2025 di Desa Pekandangan Barat potensi bermasalah tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang ada, yaitu;

Bacaan Lainnya

Pada program kegiatan Bantuan Keuangan Desa (BK – Desa) Desa Pekandangan Barat pekerjaan jalan aspal volume 560 X 2,50 M nilai bantuan Rp 200.000.000 sumber dana APBD Kabupaten Sumenep tahun anggaran 2025 potensi bermasalah tidak sesuai spesifikasi teknis;

Kedua, program kegiatan pembangunan Polindes (tambahan ruangan) volume 12 X 2,5 M2 nilai Rp 80.524.300 sumber dana desa (DD) tahun anggaran 2025 potensi bermasalah tidak sesuai spesifikasi teknis, sebelumnya diberitakan oleh media ini;

Ketiga, pekerjaan tembok penahanan tanah (TPT) Desa Pekandangan Barat jumlah volume 75 X O,60 s/d 1,40 M jadi dua titik pekerjaan (1. volume 55.00 T1 0,60 T2 1,20 2. volume 20,00 T1 0,80 T2 1,40) nilai Rp 63.408.300 kegiatan dana desa (DD) tahun anggaran 2025 potensi bermasalah tidak sesuai spesifikasi teknis.

Inilah penjelasan selengkapnya, berdasarkan data yang dikantongi media dialektika.news mengenai laporan perincian perhitungan volume, nama bagian beberapa proyek dan gambar potongan/perspektif dan RAB pekerjaan, diulas singkat salah satu objek TPT tersebut di Desa Pekandangan Barat.

Dapat merangkum dan ditemukan, potensi bermasalah tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang ada terhadap urugan kedalaman dan lebar pondasi, ketebalan pasangan hingga plesteran pekerjaan tembok penahanan tanah tersebut yang bersumber dari DD tahun 2025.

Sementara, Sekretaris Desa Pekandangan Barat, Yukholis menanggapi kasus ini kepada media ini ia menjelaskan secara detail, siap-siap…. ini saya lagi konsultasi juga ke kapala tukang, ke pejerja dan ke teman saya LSM (oknum LSM) melalui pesan whatsapp, Senin (29/09/2025).

“Saya lagi konsultasi, karena saya harus pastikan pekerjaan sesuai RAB (rencana anggaran biaya) dan saya belum cek langsung ke lapangan,” tulisnya Yukholis.

Seirama, ia juga menyampaikan ucapan terimakasih sudah bantu memikirkan kemajuan desa pakandangan hususnya di bidang pembangunan… kadang yang orang pakandangan aja tidak peduli dengan lingkungan sendiri.

Permasalahan kasus ini memohon dengan hormat kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumenep turun tangan menyikapi oknum anggota DPRD Sumenep tersebut dan berharap besar Kejari Sumenep ungkap fakta yang terang benderang tentang potensi bermasalah program kerja Desa Pekandangan Barat. (RID)

Pos terkait