DKS Pastikan Gelar Art Sumenep 2024 saat Bukber Bareng Wakil Pimpinan DPRD

  • Whatsapp

Sumenep, dialektika.news – Potret kurang matangnya tata kelola kesenian di Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur menjadi pengantar diskusi hangat seraya menunggu buka puasa bersama di emperan dalam Sekretariat Dewan Kesenian Sumenep di Jalan Delama Pajagalan, Kamis 28/03/2024.

“Peristiwa tawuran antar kelompok seni dalam satu kegiatan yang sudah terjadi itu, kita berharap tidak terulang lagi ke depan,”kata Faizal Mukhlis, di hadapan pengurus DKS.

Bacaan Lainnya

Wakil Pimpinan DPRD ini mengaku kaget begitu peristiwa tawuran itu viral di media sosial dan mendapat respon yang kurang baik di masyarakat. Peristiwa itu tidak seharusnya terjadi mengingat Sumenep menjunjung tinggi nilai-nilai kesantunan dan budaya yang terkenal halus.

Dia meminta pemerintah, khususnya Disbudporapar memperhatikan betul gelaran tontonan di ruang publik yang resistensinya tinggi. Selain itu Faizal juga menyayangkan, DKS tidak dilibatkan dalam satu pun peristiwa kesenian yang digagas Disbudporapar.

Dalam diskusi hangat tersebut, Faizal Mukhlis berharap DKS menyiapkan program yang bisa dikerjakan pada tahun 2024. Bahkan ia berjanji merelakan pokirnya untuk membantu membiayai terlaksananya peristiwa kesenian yang diharapkan dapat menjadi teladan bagi banyak event kegiatan Disbudporapar.

Ketua DKS Turmidzi Djaka menyambut baik tawaran tersebut dan secara teknis akan dirumuskan dalam konsep penyajian karya. Dia menyampaikan keinginannya untuk memfasilitasi karya seniman Sumenep sebagai pemantik untuk berbicara di pentas nasional.

“Bayangan kita kalau di Jawa Timur punya Jatim Art Forum, Jogja memiliki FKY dan Jakarta punya Jakarta art Festival, Sumenep harus punya. Kegiatan itu, nantinya mewadahi betul karya-karya Seniman Sumenep,” jelas Turmidzi Djaka.

Pos terkait